Warga pun menunggu adik Jo pulang. Saat berhasil dikeluarkan, Black sudah mati.
"Adik saya itu dalam perjalanan pulang. Terus adik saya datang sampai akhirnya mereka (warga) ngeluarin anjing itu tapi sudah meninggal," tutur Jo.
Adapun kondisi Black tampak mengenaskan. Di kepala dan kakinya terdapat luka bekas pukulan.
"Itu ada bekas luka di kepala terus di kaki belakang," ucap Jo.
Tak berselang lama, Roket menggonggong dari dalam rumah Jo. Dia tampak berjalan pincang dan mati dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.
"Tiba-tiba anjing saya yang satu itu, namanya Roket. Itu kan ada di kasur. Tiba-tiba lari sempoyongan. Terus habis itu dia kejang-kejang, muntah keluar busa," tutur Jo.
Jo menyebut anjignya memuntahkan daging ayam. Padahal sebelumnya dia tidak pernah memberikan makan Roket daging ayam. Terlebih, muntahan Roket berbau racun potasium sianida.
"Yang dimuntahin seperti daging ayam. Terus muntahanya bau potas," sebutnya.