NADIKABAR.COM — Pernah menemukan noda putih membandel di keran, shower, hingga keramik di dinding? Coba siram dengan air sebanyak-banyaknya, pasti tak bisa menghilangkan noda tersebut.

Noda itu dikenal juga dengan sebutan kerak. Kerak timbul akibat sisa air sadah yang mengandung mineral terlarut kalsium dan magnesium. Seiring waktu, jumlah mineral-mineral itu bisa menumpuk, menyebabkan noda atau kerak yang menempel di sejumlah sudut dan barang di kamar mandi.

Kerak ini tak hanya ditemukan di luar, ada juga yang di saluran air atau di bawah pinggiran toilet yang dapat menyebabkan aliran air lambat dan lemah.

Oleh karena itu, kerak ini harus sering dibersihkan. Caranya tidak sulit dan tak membutuhkan benda khusus. Kerak itu bisa musnah saat bertemu dengan cairan dengan pH rendah alias bersifat asam, contohnya air lemon dan cuka. berikut ini cara membersihkan kerak air pakai lemon dan cuka.

Lemon punya kandungan asam yang tak hanya menyehatkan namun ada sifat abrasif atau bisa menghilangkan noda membandel. Cara menggunakannya yakni.

Kalau tak ada lemon atau merasa kesulitan membersihkannya, ada bahan lain yang manfaatnya juga sama yakni cuka. Cara meracik cuka dengan air, sebagai berikut.

Penghuni rumah bisa mencegah terjadinya kerak air pada permukaan kaca. Dikutip dari The Spruce, berikut informasi lengkapnya.

Seusai mandi atau jika terdapat air pada kaca, sebaiknya segera mengeringkan kaca sepenuhnya. Hal tersebut dilakukan supaya tidak ada kerak air. Penghuni rumah juga bisa memakai produk anti-air agar air mengalir lebih cepat pada kaca.

Bersihkan kaca lebih sering jika penghuni rumah sudah tahu bahwa air di rumah merupakan air sadah. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.