NADIKABAR.COM — Dua oknum Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan ditangkap polisi karena diduga terlibat peredaran narkotika. Terkait peristiwa ini, Anggota DPRD Medan, Saipul Bahri meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melakukan tes urine kepada seluruh Kepling di Medan.
"Saya mendesak agar oknum Kepling yang terlibat segera dicopot dari jabatannya dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aparat lingkungan lainnya, termasuk melalui tes urine secara rutin di jajaran pemerintahan kota," ujar Saipul Bahri melalui keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).
Saipul itu menyebut penangkapan dua aparatur lingkungan ini merupakan tamparan keras dan memalukan bagi Pemkot Medan, termasuk bagi jajaran lurah, camat hingga Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
"Kepling seharusnya menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban warga, bukan malah ikut dalam jaringan peredaran narkoba yang merusak generasi muda," katanya.
Ia meminta peristiwa ini menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemkot Medan. Saipul menilai Lurah dan Camat tidak boleh lepas tangan atas kejadian tersebut. Pengawasan terhadap aparatur pemerintahan di tingkat lingkungan, kata Saipul, harus diperketat.