Seorang saksi mata mengatakan kepada media lokal PIX11, bahwa tersangka memegang dua pisau dan sempat dilumpuhkan dengan senjata kejut listrik (taser) oleh polisi sebelum ia menerjang ke arah petugas.

"Mereka menembaknya dua kali," ujar saksi yang tidak disebutkan namanya itu.

Departemen Kepolisian New York (NYPD) menggambarkan insiden tersebut sebagai "penembakan yang melibatkan petugas" dan menyatakan bahwa konferensi pers akan diadakan pada hari Senin ini.