Institut Robert Koch, sebuah lembaga pemerintah federal Jerman dan institut penelitian untuk pengendalian penyakit serta kesehatan masyarakat, sebelumnya mengatakan bahwa keempat karyawan tersebut jatuh sakit tim redaksi 4 dan 6 Juli.

Lembaga tersebut menyatakan bahwa malaria di Jerman hampir secara eksklusif menyerang pelancong jarak jauh yang terinfeksi di daerah endemik malaria. Penularan malaria di dalam bandara Jerman jarang terjadi.

"Kurangnya riwayat perjalanan dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis. Keterlambatan diagnosis meningkatkan risiko perkembangan penyakit yang parah," kata institut tersebut dalam buletin epidemiologi.