"Kata mereka, 'kalau teriak ku tembak'. Makanya saya pasrah saja," jelasnya.
Sementara satu pelaku lagi mendekati meja kasir dan mengambil uang yang berada di laci. Muslihun menyebut uang yang diambil pelaku itu sekitar Rp 700 ribu.
Pelaku sempat marah karena uang di laci itu sedikit. Pelaku lalu meminta korban untuk menyerahkan uang lainnya. Namun, korban mengaku sudah tidak memiliki uang lagi karena baru saja berbelanja beras untuk stok di warung.
Merasa kurang, para pelaku lalu mengambil 6 bungkus rokok dari warung itu. Setelah itu, para pelaku pergi meninggalkan warung itu usai melihat ada warga yang ingin berbelanja ke warung tersebut. "Jadi, kejadiannya cepat memang, paling satu menit," sebutnya.
Muslihun menduga para pelaku memang sudah merencanakan aksi perampokan itu. Sebab, para pelaku juga sudah menyiapkan plastik yang digunakan untuk tempat uang curian itu.