NADIKABAR.COM — Pembobolan rumah terjadi di kawasan Gununganyar, Surabaya. Dua rumah kosong yang ditinggal pemiliknya disatroni maling hingga sejumlah barang yang sedangaja ditinggalkan di dalam rumah raib.
Kapolsek Gununganyar Iptu Tulus Wibowo membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, korban telah membuat laporan ke polisi.
"Benar, korban sudah melapor ke kami, Mas, sudah membuat laporan polisi," kata Tulus kepada NadiKabar, Jumat (4/9/2026).
Tulus menyebutkan ada sejumlah benda yang raib dicuri maling. Mulai dari AC, TV, hingga sparepart sejumlah mobil pabrikan Eropa.
"Di TKP pertama (Gang Apel) ada pompa air, tabung elpiji, ac, velg mobil BMW dan Range Rover, freon ac, laptop. Memang rumah kosong dan tak dihuni pemiliknya. Kalau di Gang Durian, meteran pdam, pompa air, Tv, dan LPG 12 kg," pungkasnya.
Informasi yang didapatkan NadiKabar, awalnya ada informasi 3 rumah di kawasan Gununganyar Tambak yang dibobol maling. Namun polisi memastikan hanya ada 2rumah yang menjadi sasaran.
Peristiwa pertama terjadi pada 31 Agustus 2026 di Gununganyar Tambak. Kemudian pembobolan kembali terjadi pada 2 September 2026 di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian pertama.
Tulus membantah informasi yang menyebut ada tiga rumah dibobol. Menurutnya, hanya dua rumah yang menjadi sasaran pencurian dan keduanya dalam kondisi kosong.
"Cuma 2, Mas, bukan 3, rumah kosong (tak dihuni pemilik)," ujarnya.
Ia memastikan personel Unit Reskrim Polsek Gununganyar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dua rumah yang dibobol tersebut diketahui berada di gang yang berbeda, tetapi lokasinya berdekatan.
"Sudah olah TKP juga di sana, ada 2 rumah, cuma beda gang. Lokasinya di Gununganyar Tambak Gang 4a nomor 8 atau gang apel dan nomor 15 atau gang durian," imbuhnya.