NADIKABAR.COM — Jorge Martín berpacu dengan waktu untuk pulih dari patah tulang radius kanan demi tampil di MotoGP Malaysia 2026. Fisioterapisnya, Aitor Tomas, menyiapkan program pemulihan dalam dua tahap untuk membantunya beraksi lagi di lintasan.
Martín mengalami kecelakaan saat sprint race MotoGP Australia di Phillip Island, Sabtu (24/10/2026). Ia terjatuh di Tikungan 8 ketika berduel dengan Marc Márquez dan mengalami patah tulang radius kanan di dekat pergelangan tangan.
Hasil CT scan memastikan patah tulang tersebut tidak bergeser dan tidak ditemukan patah tulang tambahan pada ulna. Martín pun tidak perlu menjalani operasi. Ia harus menjalani pemeriksaan medis sebelum dinyatakan layak membalap di Sepang.
Tomas menjelaskan, tahap pertama berfokus pada pengurangan peradangan serta pemulihan mobilitas, kekuatan, dan fungsi lengan Martín.
"Kami akan membagi proses ini menjadi dua tahap. Tahap pertama akan berfokus pada pengurangan peradangan dan menangani segala hal yang berkaitan dengan cedera tulang. Kami akan berupaya memulihkan mobilitas, kekuatan, dan fungsi. Itu akan kami lakukan dengan krioterapi (es) dan pijat," kata Tomas kepada Motorsport.com.
Tahap kedua akan berfokus pada regenerasi tulang agar kondisinya berangsur-angsur menguat.
"Kami akan berupaya meregenerasi tulang semaksimal mungkin agar secara bertahap menjadi lebih kuat. Kami akan melakukannya dengan terapi magnet," ujar Tomas.
Martín telah terbang dari Melbourne menuju Kuala Lumpur untuk menjalani perawatan. Seorang fisioterapis yang pernah bekerja dengannya akan mengikuti arahan Tomas hingga Tomas tiba di Malaysia untuk menangani lengan kanannya secara langsung.
Martín sudah memastikan akan berusaha balapan di Sepang, tapi ia hanya memiliki beberapa hari sebelum sesi latihan MotoGP Malaysia dimulai pada hari Jumat (30/10/2026).
Cedera itu datang saat Martín tengah bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 melawan Márquez. Setelah memenangi sprint race di Australia, pebalap Ducati tersebut unggul 10 poin atas Martín di klasemen sementara.
Karena itu, kesempatan Martín kembali membalap di Sepang menjadi penting dalam persaingan gelar. Namun, ia harus terlebih dahulu dinyatakan layak secara medis untuk turun ke lintasan.