Menurutnya, kedua korban telah bertahan selama sekitar 20 hari dalam kondisi yang sangat berat. Demerina ditemukan dalam keadaan lemah dan kemudian mendapatkan perawatan dari masyarakat Kampung Bela.

"Mereka berjuang selama 20 hari di hutan, tidak makan dan minum. Demikian juga adik Demerina Uamang ditemukan dalam kondisi fisik yang lemah. Kemudian warga kampung yang ada di Bela berinisiatif membantu merawat sehingga adik Demerina ini bisa selamat," jelasnya.

Setelah menerima informasi tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat melakukan koordinasi untuk mempersiapkan proses evakuasi. Upaya penjemputan sempat terkendala kondisi cuaca yang buruk sehingga helikopter tidak dapat mencapai lokasi.

"Kegiatan ini menggunakan helikopter milik Satgas Operasi Damai Cartenz. Namun, setelah kita rencanakan, empat hari yang lalu kita sama sekali tidak bisa masuk ke lokasi karena faktor cuaca yang buruk, sehingga helikopter kita tidak bisa menembus ke sana," beber Yusuf.

Dia menuturkan kondisi cuaca pada Senin pagi tadi dinilai memungkinkan sehingga proses evakuasi dapat dilaksanakan. Tim yang terdiri dari personel Satgas Damai Cartenz, tokoh masyarakat, dan kepala kampung kemudian melakukan penjemputan terhadap Demerina.