NADIKABAR.COM — Dua warga Grabag, Kabupaten Magelang, diketahui menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di perairan Laut Jawa. Salah satunya belum diketahui seperti apa nasibnya.

"Yang satu atas nama Ahmad Bukhori, yang kedua atas nama Nur Hisyam," kata Kepala Desa Kalikuto, Muh Faid, saat ditemui di Dusun Ngencek, Kalikuto, Grabag, Senin (14/9/2026).

Faid berujar dia diberi tahu dua warganya masuk dalam korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 saat menghadiri acara pernikahan di Kendal.

"Saya itu awalnya pas ke mantenan di Kendal, ada share-share-an kaitannya warga kami yang ikut tenggelam kapal, dua orang. Terus, selang beberapa jam ada kabar lagi, yang satu sudah diketemukan dengan selamat, yang satu belum," katanya.

Ia kemudian berkoordinasi dengan kepala dusun untuk memastikan informasi tersebut.

"Saya koordinasi dengan kadus dan menengok di keluarga. Ternyata yang satu sudah (ketemu), istrinya sudah tenang, yang satu belum. Masih menunggu informasi yang A1," katanya.

"Nggak, saya langsung ke SAR kecamatan, atau dari keluarga. Keluarga koordinasi dengan ada warga sini yang ada di Banjarmasin. (Hasil koordinasi warga yang ada di Banjarmasin) Belum, belum ada, dari Basarnas belum ngasih kabar," lanjutnya.

Untuk korban yang masih belum diketahui nasibnya bernama Nur Hisyam (34), warga Dusun Bongso, Desa Kalikuto, Grabag. Kakak ipar Hisyam, Kusni Hidayat (42), mengungkapkan adiknya itu membawa muatan barang pada Jumat (11/9).

"Terus ke pelabuhannya, saya nggak tahu. Ke pelabuhannya saya nggak tahu, wong istilahnya jarang ketemu saya sama adek saya itu. Wong punya pekerjaan sendiri-sendiri," kata Kusni ditemui awak media di Dusun Ngencek, Desa Kalikuto.

"Kalau informasi yang saya terima kok bawa bibit sama kuningan. Kalau nggak salah itu dari Tempuran, mau ke Banjarmasin. Ke Surabaya, nyebrang," lanjutnya.