NADIKABAR.COM — Perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta sempat berhenti luar biasa (BLB) sementara usai gempa magnitudo 5,3 yang terjadi di perairan Cilacap. Total ada 20 kereta api (KA) BLB sementara.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan setelah gempa pukul 12.05 WIB, tim lapangan KAI Daop 6 melakukan pemeriksaan prasarana dan sarana secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya, termasuk kondisi rangkaian KA. Selama proses pemeriksaan itu, BLB sementara diberlakukan.

"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," kata Feni dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).