"Penggunaan teknologi tidak cukup hanya dengan melarang, tetapi perlu diiringi pendampingan aktif agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara aman, kritis, kreatif, dan sesuai dengan tahap perkembangannya," kata Mawa.
Lebih rinci, materi itu membahas tentang bagaimana membiasakan penggunaan perangkat secara aman, memilih konten sesuai usia, melatih anak berpikir kritis terhadap informasi di internet. Cara mendorong kreativitas anak dan kebiasaan menyaring informasi, juga dipaparkan dalam bimbingan teknis itu.
Jika orang tua mempraktekkan materinya dengan baik dan benar, teknologi akan dirasakan manfaatnya, tanpa berdampak negatif misalnya kecanduan gawai.
"Efek kecanduan gawai dapat dilihat saat anak mengalami terlambat bicara, penurunan kemampuan sosial, gangguan kesehatan mata, hingga ketidakstabilan emosi anak," katanya.