NADIKABAR.COM — Sebanyak 24 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dilanda kekeringan dan telah menetapkan status siaga darurat. Operasi modifikasi cuaca (OMC) dan distribusi air bersih terus dilakukan.
"Kami terus lakukan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang terjadi kekeringan. Total ada 8.089.900 Liter air bersih telah didistribusikan baik itu dari anggaran APBD Pemprov Jatim, kabupaten/kota ataupun CSR," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat dikonfirmasi NadiKabar, Rabu (9/9/2026).
Gatot mengatakan OMC memang tengah dilakukan saat ini. Namun, OMC masih difokuskan untuk wilayah-wilayah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Untuk sementara OMC dilakukan di wilayah yang terjadi karhutla. Alhamdulillah di kawasan Gunung Ijen kebakaran telah padam, dan saat ini kami fokus di Gunung Bathok," bebernya.
Untuk wilayah Madura yang dilanda kekeringan cukup parah, Gatot mengatakan Pemprov terus melakukan distribusi air bersih.
"Kami lakukan distribusi air bersih, karena untuk OMC di wilayah Madura belum ada awan penghujan yang bisa dilakukan OMC," terangnya.
Gatot memastikan Pemprov Jatim melalui BPBD akan siaga 24 jam untuk membantu daerah-daerah yang terdampak kekeringan ataupun terjadi karhutla.
"Kami siaga 24 jam. Ribuan ritase air bersih juga kami sediakan untuk membantu daerah terdampak, dan apabila ada karhutla kami siap turun membantu pemadaman baik itu melalui jalur darat, water bombing, atau OMC," tandasnya.