Dalam kegiatan kali ini, KAI Daop 8 Surabaya menerjunkan tenaga kesehatan yang terdiri dari dua dokter umum, dua dokter gigi, satu dokter kandungan, 10 paramedis, dua apoteker, dua analis, serta dua refraksionis optisien.
Selain pelayanan kesehatan, warga dan siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta keselamatan dan keamanan di sekitar jalur kereta api.
Tak hanya Rail Clinic, KAI juga menghadirkan Rail Library. Fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca berbagai koleksi buku, mulai cerita anak, buku pengetahuan, ensiklopedia hingga materi pembelajaran.
Rail Library juga dilengkapi e-Library berupa monitor layar sentuh yang menyediakan koleksi bacaan digital dan video edukatif.
"Anak-anak membutuhkan ruang untuk belajar dan bereksplorasi. Karena itu, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui Rail Library," jelas Wendi.
Dalam kegiatan tersebut, KAI juga memberikan sejumlah bantuan untuk mendukung kesehatan dan pendidikan masyarakat.