Selain itu, ia juga mengecam dengan keras atas penembakan tiga ASN di Jayawijaya. Untuk itu ia mendesak TNI/Polri, untuk mengusut tuntas para pelaku.

"Betul, besok akan dilakukan pemakaman secara kedinasan. Kami juga minta agar kasus ini ditangani dengan baik," ujar Paulus.

Ia berharap tragedi ini menjadi momen pemerintah pusat memperkuat perlindungan ASN di wilayah rawan konflik seperti di Papua.

Sebelumnya, Johni Asadoma mengatakan permintaan keluarga telah disampaikan kepadanya saat menerima jenazah di Bandara El Tari Kupang. Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

"Iya saya sudah dengar permintaan keluarga, akan saya koordinasikan dengan MenPAN RB dan BKN, untuk permintaan dari keluarga," kata Johni.