NADIKABAR.COM — Tiga pemain diaspora Timnas Indonesia di Eropa belum merumput lagi di klubnya masing-masing usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Siapa saja mereka?

Timnas Indonesia keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup edisi perdana setelah menumpas perlawanan Thailand di final lewat babak adu penalti. Setelah proyek perdana FIFA di level ASEAN itu rampung, para pemain kembali ke klub masing-masing.

Namun hingga pekan ini, tiga penggawa diapora, atau orang Indonesia yang berkarier di luar negeri belum mendapat menit bermain di klub. Ketiga pemain yang dimaksud adalah Maarten Paes, Elkan Baggott, dan Ole Romeny.

Paes yang membela Ajax Amsterdam masih kesulitan merebut tempat utama di bawah mistar De Godenzonen. Hal itu disebabkan persaingan ketat dengan Marc Andre Ter Stegen sebagai kiper utama.

Ajax tercatat telah melakoni empat laga selepas Paes dan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup. Dari empat laga itu pula Paes hanya menghangatkan bangku cadangan.

Beralih ke Liga Inggris, Baggott yang membela Millwall di kasta kedua juga belum unjuk gigi. Pemain jangkung berpostur 196 cm itu dicadangkan saat Millwall kalah dari Swansea dan berbagi angka dengan Lincoln.

Setali tiga uang dengan Paes dan Baggott, peran Romeny di Fortuna Sittard juga masih dikesampingkan. Saat bentrok dengan FC Twente, Minggu (11/10), Romeny masuk daftar susunan pemain namun dicadangkan selama 90 menit.

Kemudian pada laga berikutnya kontra NEC Nijmegen, nasib Romeny kian mengkhawatirkan. Ia tidak masuk daftar susunan pemain alias dicoret oleh pelatih Sittard, Danny Buijs.

Lalu terdapat satu pemain yang juga belum berlaga selepas kejayaan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup. Pemain tersebut adalah Shayne Pattynama bersama Persija.

Pattynama menjadi pilar penting di FIFA ASEAN Cup 2026. Meski hanya bermain 19 menit selama turnamen berlangsung, peran eks Viking FK dari kesempatan yang diberi John Herdman tergolong vital. Ia jadi salah satu algojo sukses saat tos-tosan dengan Thailand di final.

Namun saat kembali ke Persija Jakarta, Pattynama kembali kehilangan tempat. Bek sayap kiri itu tidak masuk dalam skema Shin Tae Yong sejak bergulirnya Super League 2026/2027. Shin selalu mencoret Shayne dari daftar panggil enam pertandingan Super League.