"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respons cepat," kata Maruli, Rabu (7/10/2026).

Maruli menegaskan TNI AD akan merespons dengan cepat setiap laporan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran tersebut. "Sudah pasti cepat, kalau kita cepat lah," ujarnya.

Rumah dinas di kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga jadi markas judi online. Total ada 11 warga sipil yang diamankan dalam kasus tersebut.

"Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Mereka terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan, yang selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut," kata Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).

Mereka yang diamankan diduga sebagai operator. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan 9 KTP.

Sebuah rumah dinas di kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga jadi markas judi online. Kasus terungkap dari laporan warga sekitar yang curiga adanya aktivitas mencurigakan di lokasi.