NADIKABAR.COM — Setelah melalui proses pencarian melelahkan, tiga pendaki yang hilang di Pegunungan Argopuro sisi Bondowoso (timur) akhirnya ditemukan. Survivor ditemukan selamat, meski mengalami cedera.
Saat ditemukan ketiga pendaki tersebut dalam kondisi berkumpul satu sama lain. Ketiganya juga dalam kondisi kelelahan dan kelaparan.
Keterangan didapat di pos pencarian yang berada di Desa Wonosari, Grujugan, ketiga pendaki itu ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 19.00 WIB.
Ketiganya lantas segera dievakuasi ke posko pencarian oleh tim SAR yang terdiri Polri/TNI, BPBD, relawan, serta segenap potensi SAR lainnya.
Proses pencarian oleh tim SAR dimulai pada pukul 13.00, hingga ketemu dan berhasil dievakuasi ke base camp atau posko pencarian baru selesai sekitar pukul 23.30 malam. Artinya memakan waktu sekitar 11,5 jam.
Sebab, selain medan yang sulit juga lantaran malam hari. Sehingga proses pergerakan terhambat karena daya pandang tim dan survivor sangat terbatas.
"Alhamdulillah, ketiga survivor ditemukan selamat," jelas Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo saat ditemui jurnalis di base camp pencarian, Kamis (20/8/1016) dini hari.
Dikatakan Aryo, selanjutnya ketiga survivor tersebut dievakuasi ke Puskesmas Grujugan untuk mendapat pemeriksaan dan penanganan medis.
"Ada sedikit ralat. Tadi awal memang sempat disebut ketiga survivor berasal dari Bali dan Solo. Setelah kami interview, korban berasal dari Bali, Magelang, dan Botolinggo," tandas Aryo Dwi Wibowo.
Sebelumnya, tiga orang pendaki dikabarkan hilang di Pegunungan Argopuro sisi timur (Bondowoso). Mereka diduga tersesat dan kehabisan logistik.
"Benar. Ketiganya sempat mengabarkan temannya di bawah kalau tersesat," jelas Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, saat ditemui di posko sementara operasi pencarian, Rabu (19/8/2026).
Menurut Aryo, awalnya ada 4 orang yang mendaki. Namun karena salah satu dari mereka ada yang cedera, akhirnya turun ke base camp.
"Keempat pendaki naik hari Senin (17/8/2026) sekitar pukul 22.00. Tujuannya ke Pegunungan Argopuro," ujarnya.
Namun, pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 salah seorang pendaki, Dafa (17) warga Desa Sumber Pandan Grujukan Bondowoso turun karena cedera.
"Si Dafa ini sempat mengajak turun. Namun mereka tetap bersikukuh melanjutkan perjalanan," pungkas Aryo Dwi Wibowo.