NADIKABAR.COM — Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan terhadap konvoi kendaraan PT Freeport Indonesia oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Polisi kemudian menemukan tiga selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter.
"Hasil dari olah TKP di lokasi, petugas mengamankan tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika, Polsek Tembagapura, Polsek Mimika, Satgas Kepolisian Amole melakukan olah TKP pada Kamis (3/9). Rombongan yang diberondong peluru tersebut terdiri atas 15 kendaraan, yakni 13 bus, satu towing truck, dan satu mobil box.
"Saat melintas tiga kendaraan dalam rombongan terkena tembakan, masing-masing Bus nomor lambung 140591, Bus nomor lambung 140575, dan Towing Truck nomor lambung 021074," bebernya.
Bus bernomor lambung 140591 yang berada di urutan keempat dalam konvoi terkena lima kali tembakan, terdiri atas tiga tembakan dari arah depan dan dua tembakan dari arah kiri. Bus nomor lambung 140575 yang berada di urutan keenam ditemukan satu lubang bekas tembakan pada bagian atas kabin yang menembus hingga ke bagian dalam kendaraan.
"Sementara itu, towing truck nomor lambung 021074 yang berada di urutan ketujuh terkena tiga kali tembakan dari arah kiri," ucapnya.