Keduanya bahkan pernah membicarakan rencana untuk menikah sehingga persoalan pekerjaan dan keuangan mulai menjadi hal yang lebih dipikirkan oleh wanita tersebut.

Ia menjelaskan sang kekasih sebelumnya pernah dua kali mendaftar melalui Suruhanjaya Perkhidmatan Awam (SPA) untuk menjadi polisi. Namun, kedua upaya tersebut tidak berhasil.

Setelah itu, wanita tersebut mengaku tidak melihat adanya usaha serius dari kekasihnya untuk mencari pekerjaan lain yang dianggap lebih stabil.

Ia pun mulai mempertanyakan bagaimana keduanya akan membangun kehidupan bersama jika kondisi finansial masih seperti sekarang.

"Saya tidak mengatakan menjadi pengantar makanan penuh waktu itu buruk, tetapi dari sudut pandang saya, saya tidak merasa penghasilannya cukup stabil untuk menafkahi keluarga," tulisnya.

Wanita itu sebenarnya sudah beberapa kali menyarankan kekasihnya mencoba pekerjaan kantoran atau retail.

Menurutnya, pekerjaan tersebut bisa memberikan penghasilan yang lebih stabil, sementara pekerjaan sebagai pengantar makanan tetap dilakukan sebagai pekerjaan sampingan.

Namun, ia mengaku si kekasih kerap mengatakan akan mencobanya nanti. Kekasihnya juga disebut lebih suka jadi pengantar makanan karena sifatnya fleksibel dan tidak bekerja untuk orang lain.