"Dengan kesedihan mendalam, Saudia mengumumkan meninggalkan Kapten Hamoud Ali Alkalthami," demikian pernyataan maskapai Saudia Airlines.

Ditambahkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Saudi bahwa operasional bandara telah dilanjutkan kembali dan lalu lintas udara kembali normal.

Otoritas Penerbangan Sipil Saudi tidak menyebutkan secara langsung soal sumber serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid.

Namun Houthi sebelumnya menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang bandara di Riyadh tersebut dengan menggunakan dua rudal jelajah. Houthi juga mengklaim telah menyerang sebuah bandara lainnya di kota Najran, barat daya Saudi. Klaim itu belum dikonfirmasi oleh otoritas Riyadh.