NADIKABAR.COM — Sebanyak 300 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto dibagikan kepada pebecak di Kabupaten Majalengka. Para penerima diminta menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut untuk menunjang aktivitas mencari nafkah.
Pembagian becak listrik itu berlangsung di halaman Kantor BKPSDM Majalengka, Minggu (13/9/2026). Becak listrik tersebut diberikan kepada pebecak yang memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat.
Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S Deyang mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Prabowo kepada para pebecak, terutama mereka yang sudah lanjut usia dan masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurut Nanik, program becak listrik tersebut sebenarnya telah dimulai sejak 2023, sebelum Prabowo menjabat sebagai Presiden. Saat itu, Prabowo disebut memesan becak listrik menggunakan dana pribadi.
"Becak listrik ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Prabowo. Tapi ini sebetulnya bukan karena beliau menjadi Presiden kemudian baru (memberikan bantuan becak listrik). Sebetulnya becak listrik ini diberikan sejak tahun 2023, Juni 2023 sudah mulai," kata Nanik kepada NadiKabar.
Nanik menjelaskan, pada awal program tersebut Prabowo memesan 1.000 unit becak listrik menggunakan dana pribadi. Namun, baru sekitar 450 unit yang dapat direalisasikan. Pengadaan kemudian berlanjut setiap tahun dan produksinya yang semula dilakukan di PT LEN kemudian beralih ke PT Pindad.
Nanik mengatakan, perhatian tersebut diberikan karena banyak pebecak di Indonesia yang sudah berusia lanjut. Mereka masih harus mengayuh becak untuk mencari penghasilan di tengah persaingan dengan transportasi daring.
"Tadi kan ada yang 74 tahun, 75 tahun, bahkan ada yang 80 tahun, harus mencari nafkah di jalan. Dan bahkan kalau jalannya seperti ini, ini kan menguras tenaga. Apalagi harus bersaing sekarang dengan ojol, berat sekali," ujarnya.
Dengan becak listrik, kata Nanik, para pebecak diharapkan dapat tetap bekerja tanpa terlalu menguras tenaga. Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan menjadi aset bagi mereka.