Eman mengungkapkan, jumlah 300 unit tersebut merupakan hasil penambahan dari kuota awal. Sebelumnya, Majalengka hanya dijatah sebanyak 200 unit becak listrik.
Namun, Eman mengaku meminta agar kuota tersebut ditambah menjadi 300 unit agar jangkauan bantuan lebih luas, dan permintaan tersebut akhirnya disetujui oleh pusat.
"Iya, tadinya di kita juga sama, 200. Cuma saya minta ditambah kuotanya 300, ternyata di-ACC," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa 300 unit becak listrik tersebut tidak diperuntukkan bagi masyarakat umum. Penerima haruslah sosok yang memang sehari-harinya bekerja sebagai pengayuh becak.
"Kan syaratnya mereka yang sudah biasa ngayuh becak. Jadi bukan penerimanya di luar ngayuh becak," pungkasnya.