NADIKABAR.COM — Pemulihan hunian warga terdampak bencana hidrometeorologi jadi prioritas di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya mengusulkan pembangunan 3.069 unit hunian tetap untuk rumah yang masuk dalam kategori rusak berat di sejumlah desa atau gampong, baik di lokasi semula maupun secara komunal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Okta Handipa mengatakan rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan parah akibat bencana pada akhir November 2025. Sebarannya mencakup sejumlah desa di Kabupaten Pidie Jaya.

"Pemkab Pidie Jaya mengusulkan pembangunan rumah korban bencana yang rusak berat sebanyak 3.069 unit yang tersebar di sejumlah desa atau gampang di Kabupaten Pidie Jaya," kata Okta dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

Ia menjelaskan dari total tersebut, sebanyak 2.330 unit siap dibangun di lokasi semula atau in situ. Sedangkan 739 unit lainnya dibangun secara terpusat atau komunal.