NADIKABAR.COM — Jumlah penerbangan yang terdampak aktivitas gunung api di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang bertambah. Data terbaru, sebanyak 32 penerbangan dibatalkan.
"Terkait adanya penyesuaian jadwal penerbangan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, kami sampaikan status penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang per 6 September 2026," kata General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan data sementara yang diterima, Minggu (6/9), tidak ada penerbangan yang berstatus delay. Seluruh penerbangan terdampak saat ini berstatus dibatalkan atau canceled karena aktivitas gunung api.
Ia menyebut, pihak Bandara Ahmad Yani terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau. Koordinasi dilakukan bersama BMKG dan AirNav Indonesia untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.