NADIKABAR.COM — Gubernur Hebron Khaled Dudin pada Kamis (29/10) mengatakan 537 keluarga Palestina atau 3.361 orang termasuk anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang sakit terpaksa meninggalkan rumah mereka di tengah serangan Israel yang masih berlangsung di kota tersebut.

Menurutnya, warga saat ini menghadapi kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan dan kebutuhan pokok lainnya.

Dampak kemanusiaan, ekonomi, dan pendidikan akibat serangan Israel dipaparkan saat konferensi pers yang digelar di kantor Gubernur Hebron pada Kamis.

Pada kesempatan itu juga dibahas perkembangan terkini dan upaya-upaya penanganan yang sedang dilakukan di wilayah Jalda, Ain Deir Bahha, dan Farsh al-Hawa.