Hadir juga pimpinan dari Kyodo (Jepang) yang tertarik dengan gagasan tersebut dan mendukung pertemuan ASEAN + 1 sehingga dapat membantu adanya keinginan kerja sama strategik lainnya.

Di tempat terpisah, pimpinan kantor berita Nepal (RSS) Sandip Rai tertarik bergabung dan ikut berdialog, mengingat RSS perlu lebih terlihat dalam kerja sama aktif di regional.

Kehadiran ANTARA dalam Pertemuan Dewan Eksekutif ke-58 OANA di Moskow menegaskan peran strategis kantor berita nasional Indonesia di panggung global sekaligus aktif membangun aliansi kawasan tentang peran strategis kantor berita yang merupakan instrumen globalisasi.

β€œDengan membangun aliansi aktif sesama kantor berita kami jadi sama-sama mengetahui ancaman dan peluang kerja sama di kawasan Asia Pasifik, meski ada perbedaan kepemilikan dari institusi kantor berita masing-masing,” kata Dirut ANTARA Benny Butarbutar.

Pada hari kedua konferensi, Dirut ANTARA Benny Butarbutar akan menjadi pembicara diskusi panel yang membahas upaya melawan penyebaran disinformasi dan β€œfake news”.