"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan, Puskesmas, TNI/Polri dan pihak lain yang terlibat dalam penanganan di lapangan termasuk bapak/ibu media yang membantu dalam penyampaian berita yang aktual," imbuhnya.

Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, kata Eko, pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke BGN pusat untuk ditindaklanjuti. Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengetahui penyebab keracunan.

"Berkaitan dengan tindak lanjut kejadian ini, kami akan menunggu arahan selanjutnya dari pimpinan pusat dan bersama-sama menunggu hasil lab terhadap sample makanan yang diproduksi hari ini. Pihak kami akan selalu memantau perkembangan di lapangan terkait kejadian ini," tegasnya.