NADIKABAR.COM — Sebanyak 36.091 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di Jawa Timur pada musim kemarau tahun ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus mendistribusikan air bersih ke daerah-daerah.
"Total KK terdampak 36.091. Data tersebut per 5 September 2026," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Gatot mengatakan wilayah dengan dampak kekeringan terbanyak ada di Pamekasan. Di mana terdapat 5.994 KK yang terdampak kekeringan di wilayah tersebut.
"Kami sudah dropping air bersih di Pamekasan 160 ribu Liter. Pamekasan menjadi salah satu wilayah dengan potensi kekeringan terbesar, di mana ada 18.631 KK yang berpotensi terdampak," jelasnya.