NADIKABAR.COM — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkapkan sebanyak 37.494 warga negara Indonesia (WNI) berada di Riyadh, Arab Saudi. Kemlu memastikan hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
Juru bicara (jubir) Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi keamanan di Riyadh melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh.
"Kementerian Luar Negeri melalui koordinasi dengan KBRI Riyadh terus memantau perkembangan situasi keamanan di Riyadh pascaserangan terhadap Bandara Internasional King Khalid pada 10 dan 11 Oktober 2026," kata Yvonne kepada wartawan, Rabu (13/10/2026).
Yvonne menyebut total terdapat 581.000 WNI yang berada di Arab Saudi dan sebanyak 37.494 WNI berada di Riyadh. Yvonne memastikan tak ada WNI yang menjadi korban.
"Tercatat 581.000 WNI berada di Arab Saudi dan 37.494 WNI di antaranya berada di Riyadh," katanya.