NADIKABAR.COM — Memelihara kucing di rumah memang bisa membuat suasana lebih hidup. Tingkahnya yang menggemaskan sering menjadi hiburan setelah menjalani aktivitas seharian. Namun, ada satu kebiasaan kucing yang terkadang membuat pemilik mengelus dada. Sofa, karpet, keset, bahkan sisi lemari bisa menjadi sasaran cakarnya.
Bagi pemilik rumah, kebiasaan tersebut tentu bukan sekadar mengganggu. Jika dilakukan terus-menerus, permukaan furnitur bisa rusak dan tampak berantakan. Meski begitu, kucing sebenarnya tidak sedang sengaja merusak barang kesayangan pemiliknya. Mencakar merupakan perilaku alami kucing yang berkaitan dengan kondisi cakar dan nalurinya.
Karena itu, memarahi kucing setiap kali mencakar belum tentu menjadi solusi. Cara yang lebih tepat adalah menyediakan tempat alternatif sekaligus mengarahkannya agar terbiasa menggunakan tempat tersebut.
Lantas, bagaimana cara mencegah kucing mencakar sofa dan karpet di rumah?
sebelum menghentikan kebiasaan tersebut, penting untuk memahami alasan kucing mencakar. Cakar kucing terdiri dari beberapa lapisan. Aktivitas mencakar membantu kucing melepaskan bagian luar cakar yang sudah lama sekaligus menjaga bagian cakar yang baru tetap tajam.
Kebiasaan tersebut juga merupakan bagian dari naluri alaminya. Di alam liar, kucing menggunakan cakar untuk berbagai keperluan, termasuk berburu, memanjat, dan mempertahankan diri.
Itulah sebabnya kucing rumahan tetap memiliki dorongan untuk mencakar meskipun tidak perlu berburu atau memanjat pohon untuk mendapatkan makanan. Masalahnya, ketika tidak tersedia tempat khusus untuk mencakar, sofa, karpet, atau furnitur lain bisa menjadi sasaran.
Cara pertama yang bisa dilakukan adalah memberikan kucing tempat khusus untuk menyalurkan kebiasaannya. Tiang atau scratching post dapat ditempatkan di dalam rumah sehingga kucing memiliki pilihan selain sofa dan karpet.