NADIKABAR.COM — Sebanyak empat kawasan gunung dan pegunungan di Jawa Timur dilaporkan masih dikepung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga Selasa (20/10).

Titik api dilaporkan berada di area yang sulit dijangkau tim darat. Namun, pemadaman dengan menjatuhkan air dari udara atau water bombing juga belum dapat dilakukan.

Hal itu diungkap oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Ia menyebut, kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang di Tahura R Soerjo misalnya, titik api berada di lokasi yang tak mungkin dijangkau oleh tim pemadaman di darat karena medan yang sulit.

"Kebakaran terjadi di ketinggian yang luar biasa itu, dan memang tidak bisa dijangkau oleh petugas," kata Emil di Surabaya, Selasa (20/10).

Emil mengatakan, untuk menjangkau titik yang sulit diakses tersebut, dibutuhkan pemadaman melalui dengan menjatuhkan ribuan liter air dari udara atau water bombing via helikopter.