Gatot menambahkan penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unit pemadam dari berbagai instansi dan perusahaan. Total terdapat 12 unit yang dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

"Armada tersebut terdiri dari tiga unit Pemadam Pemkab Gresik dari Krikilan Driyorejo, dua unit PT Garuda Food, satu unit PT Dayasa, satu unit PT Agrindo, dua unit Pemadam Pemkab Gresik dari Menganti, satu unit PT KAS Gresik, satu unit dari Pemkot Surabaya dan satu unit dari Mojokerto," tuturnya.

Kebakaran terjadi di gudang berukuran sekitar 29 x 30 meter yang digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan baku deterjen. Kapasitas penyimpanan gudang tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2.000 ton.