NADIKABAR.COM — Sekitar 4 juta wisatawan mancanegara (wisman) masuk ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama periode Januari-Juli 2026. Australia menjadi penyumbang wisman terbanyak, dengan jumlah kedatangan mencapai sekitar 1 juta orang.
Berdasarkan data Kantor Imigrasi Ngurah Rai, jumlah wisatawan asal Australia tersebut mencapai sekitar 25 persen dari total kedatangan wisman melalui bandara. Setelah Australia, kedatangan wisman terbanyak disusul oleh China sebanyak 358 ribu orang, India 327 ribu, Korea Selatan 174 ribu, dan Britania Raya 172 ribu.
Dari sisi konektivitas internasional, lima rute dengan jumlah penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Singapura sebanyak 1,5 juta penumpang, Kuala Lumpur 903 ribu, Perth 687 ribu, Melbourne 630 ribu, dan Sydney 494 ribu.
Pergerakan penumpang rute internasional tersebut dilayani oleh 44 maskapai penerbangan, baik nasional maupun asing. Bandara Ngurah Rai juga terhubung dengan 42 rute internasional yang tersebar di 16 negara dari berbagai benua. Australia menjadi negara dengan jumlah rute internasional terbanyak, yakni 12 rute.
Sementara itu, secara keseluruhan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat 13,2 juta pergerakan penumpang selama tujuh bulan pertama 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 8,5 juta penumpang rute internasional dan 4,7 juta penumpang rute domestik.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan operasional penerbangan dan kebandarudaraan selama periode Januari-Juli 2026 berjalan lancar.