NADIKABAR.COM — Banyak orang kini menggunakan smartwatch atau smartband untuk memantau berbagai indikator kesehatan, mulai dari detak jantung, kualitas tidur, hingga jumlah langkah setiap hari. Kebiasaan tersebut dilakukan dengan harapan dapat membantu menerapkan gaya hidup sehat dan memperlambat proses penuaan.

Namun, teknologi canggih ternyata bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas penuaan seseorang. Sebuah survei yang dilakukan US News and World Report terhadap 63 pakar kesehatan, termasuk dokter, ahli gizi, dan peneliti bidang longevity, justru menunjukkan pentingnya kebiasaan dasar yang sering luput dari perhatian.

Para pakar mengidentifikasi sejumlah kebiasaan dan faktor sederhana yang dapat berdampak terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Jika terus dilakukan, kebiasaan tersebut berpotensi mempercepat penuaan biologis.

Berikut empat di antaranya

Kesibukan sehari-hari dapat membuat seseorang semakin jarang berinteraksi dengan orang lain. Padahal, kurangnya hubungan sosial yang bermakna dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Dr David Katz, MD, MPH, mengatakan isolasi sosial dapat memengaruhi kesehatan mental, meningkatkan stres, hingga mengganggu kualitas tidur.