Otoritas Nepal, seperti dilansir India Today, melaporkan bahwa penyumbatan aliran sungai itu berlangsung selama beberapa jam sebelum kembali normal. Tidak ada laporan mengenai kerusakan parah dan korban jiwa akibat longsor tersebut.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan momen ketika longsor parah terjadi di lereng distrik Manang, dengan bebatuan yang berguguran dari lereng gunung menghunjam area Sungai Marsyangdi yang ada di bawahnya.
Rentetan insiden longsor di Nepal ini terjadi setelah hujan terus-menerus mengguyur negara di kawasan Himalaya tersebut. Otoritas setempat melaporkan bahwa lebih dari 20 orang tewas akibat banjir, tanah longsor, dan insiden lainnya terkait hujan deras di berbagai wilayah Nepal dalam beberapa hari terakhir.
Pada Minggu (27/9), insiden longsor lainnya juga memicu penyumbatan aliran sungai di distrik Palpa, Manang, dan di distrik Mustang. Namun dampak insiden itu terbatas karena aliran sungai kembali lancar setelah beberapa jam.
Rentetan bencana ini terjadi saat Nepal masih dalam pemulihan usai banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus lalu, yang menewaskan sedikitnya 1.453 orang dan membuat lebih dari 5.000 orang lainnya hilang.