NADIKABAR.COM — Longsor terjadi di area tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Enam karyawan PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI) meninggal dunia dalam peristiwa itu.

"Telah terjadi kecelakaan kerja berupa longsor yang mengakibatkan 4 orang karyawan meninggal dunia," ujar Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda saat dikonfirmasi, seperti dilansir NadiKabar, Rabu (23/9/2026).

Longsor itu terjadi di area tambang Blok A, Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Selasa (22/9) sekitar pukul 16.40 Wita. Awalnya karyawan bekerja di Blok A untuk melakukan produksi dan mengambil sampel produksi untuk dibawa ke laboratorium.

"Setelah pengambilan sampel, terjadi longsor kecil yang mengakibatkan ekskavator terbenam. Kemudian sekitar 6 orang karyawan melakukan evakuasi terhadap ekskavator tersebut," beber Rico.

Namun proses evakuasi terhadap ekskavator tersebut dihentikan karena sudah akhir shift. Proses evakuasi pun rencananya dilanjutkan pada Rabu (23/9) pagi.

"Setelah tim produksi berjalan untuk kembali dan ekskavator juga akan trapping keluar, tiba-tiba terjadi longsor dan mengakibatkan 6 orang tertimpa longsor," bebernya.

"Dua orang berhasil selamat, termasuk operator alat ekskavator yang trapping keluar, sedangkan 4 orang lainnya tertimbun longsor tersebut," lanjutnya.

Anggota piket Polsek Wiwirano yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Keempat korban yang meninggal yakni Brian Yoga Pratama, Peris, Ghea Kurnia Yoga, dan Wayan Juliana Putra.

"Keempatnya tercatat sebagai karyawan PT KDI," pungkasnya.