NADIKABAR.COM — Empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Sejumlah pengendara yang hendak mengisi BBM memilih tetap mengantre sambil menunggu stok masuk.

Pantauan NadiKabar pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 13.50 Wita, stok Pertalite habis di SPBU Tandipau, SPBU Ahmad Razak, SPBU Yos Sudarso dan SPBU Islamik Center. Petugas SPBU memasang plang bertuliskan hanya tersisa Pertamax.

Pada SPBU Tandipau tampak kendaraan masih mengular hingga ke badan jalan. Antrean didominasi truk dan minibus yang masih menunggu adanya pendistribusian pertalite dan solar.

"Sudah 3 jam di sini, tunggu solar, karena pertamax ji ada. Karena kalau lambat tidak bisa jalan truk," ucap sopir truk bernama Mukmin kepada NadiKabar.

Sementara di SPBU Ahmad Razak tidak ada aktivitas pengisian BBM termasuk Pertamax. Namun di lokasi terjadi antrean panjang truk dan minibus di pinggir jalan yang memicu kemacetan.

"Di Ahmad Razak itu jalan kecil, tambah lagi antrean yang mengular menyebabkan ini jalan tidak pernah berhenti macet," kata pengendara bernama Ica.

Untuk SPBU Yos Sudarso, terlihat beberapa kendaraan masih menunggu. Mobil didominasi antrian solar, terlihat juga, beberapa penjual Pertalite botolan berbaris di sekitaran SPBU.

Adapun untuk SPBU Islamik Center, terlihat aktifitas hanya terjadi pada sel pengisian Pertamax dan hanya melayani motor. Pada pintu masuk SPBU terpasang plang pemberitahuan tentang status Pertalite yang masih dalam proses pengiriman.

"Sejak semalam ini tidak ada Pertalite di sini, hampir semua SPBU. Kalaupun ada panjang antrean, jadi susah. Tapi kenapa banyak ji najual botolan di, aneh-aneh ini kejadian," ucap warga bernama Nugrah.