NADIKABAR.COM — Sebanyak empat warga dilaporkan luka terkena tembakan senapan angin saat bentrok antarwarga di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku gegara kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perang kelompok itu juga mengakibatkan 27 rumah terbakar.
"Dalam bentrok itu, sebanyak 27 rumah warga dan satu motor terbakar. Peristiwa tersebut juga menyebabkan empat warga dari salah satu desa mengalami luka akibat terkena tembakan senjata angin," kata Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Dadang mengatakan peristiwa itu bermula dari kebakaran lahan. Namun berkembang menjadi kesalahpahaman tim redaksi warga Desa Lisabata dengan Desa Patahuwe yang berujung saling serang.
"(Dari kebakaran lahan) kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman dan ketegangan antarwarga dari Desa Lisabata dan Desa Patahuwe," beber Dadang.
Dadang bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto kemudian mendatangi lokasi kejadian. Dadang menegaskan bahwa penanganan situasi mengutamakan keselamatan masyarakat dan mencegah munculnya persoalan baru.