Jaito menjelaskan, prosesi upacara pembaretan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korpasgat (Kaskorpasgat) Marsda TNI Anis Nurwahyudi, mewakili Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis.

Anis dalam siaran pers yang sama menjelaskan, keberhasilan para prajurit Korpasgat hingga saat ini bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah.

Dia menegaskan bahwa baret jingga yang ada di kepala merupakan simbol perjuangan, pengorbanan, disiplin, ketahanan fisik, kekuatan mental, serta semangat pantang menyerah yang telah ditempa selama pendidikan.