Sekolah Rakyat kini telah menjangkau 182 wilayah, melonjak dari 166 titik dan lebih dari 14.700 peserta didik di tahun pertama.

Upaya negara untuk terus memperluas jangkauan agar anak yang selama ini tidak tertampung bisa kembali duduk di bangku sekolah.

Setiap siswa terdaftar berdasarkan nama dan alamat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).