Di sejumlah ruas jalan, jarak pandang terbatas dan bau asap menyengat tercium hingga ke dalam rumah, seperti yang terpantau si Perumahan Albarian Gandus.

"Ya tebal, saat saya keluar rumah dan mau berjualan asap sangat tebal," kata Yana, salah satu warga yang tinggal di Perumahan Albarian Gandus, kepada NadiKabar.com, Minggu (18/10). "Mata perih dan sesak napas."

"Padahal kemarin sudah sedikit berkurang. Kemarin kabut menipis tapi pagi ini sangat tebal," kata warga yang lain, Yudi, seraya menambahkan jarak pandang di wilayahnya hanya sekitar 100 meter akibat tertutup kabut asap.

Berdasarkan data live yang dipantau pada Minggu dini hari hingga pagi, wilayah Gandus mencatat Air Quality Index (AQI) 163 kategori tidak sehat dengan kondisi smoke.

Suhu 27 derajat Celsius, kelembapan 83 persen, dan kecepatan angin hanya 2 km per jam membuat asap cenderung mengendap dan tidak bergerak.