Rudy menyebutkan ratusan siswa diduga keracunan sebagian besar ditangani tim kesehatan Puskesmas Cangkurawok dan sejumlah orang sempat dirujuk ke beberapa rumah sakit.
Dari total 481 orang, korban yang masih menjalani perawatan tersisa beberapa siswa.
"Dari 481 ini yang hari ini masih ada di Puskesmas Cangkurawok dan akan segera dipulangkan karena kondisinya stabil, kondisinya baik, kurang lebih ada 9 siswa. Di Rumah Sakit KBP yang dirujuk ada 19, sudah kembali sebanyak 16, masih ada 3. Di RSM dari 14 siswa-siswi, masih ada 1," kata Rudy.
Dia memastikan seluruh pembiayaan pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, baik di rumah sakit pemerintah, Puskesmas, maupun di rumah sakit swasta yang merupakan rumah sakit rujukan dari Puskesmas Cangkurawok.
Ia juga memastikan saat ini sampel makanan MBG yang menjadi penyebab keracunan masih diuji di laboratorium.