Prabowo memahami perbedaan itu bagus. Kritik dan koreksi itu perlu. Namun Prabowo mengingatkan agar persatuan tetap menjadi ujung tujuannya.
"Perbedaan bagus. Kompetisi perlu. Saling kritik, saling koreksi, perlu. Tapi di ujungnya, kita harus menjaga persatuan," ungkapnya.
Dia lantas berbicara soal demokrasi negara Barat. Dia mengajak semua melihat kondisi di Prancis dan negara Eropa lainnya yang tengah dilanda demonstrasi besar.
"Kalau kita ikut demokrasi ala Barat sekarang, kita lihat televisi. Lihatlah berita tiap hari. Apa yang terjadi di Prancis, di Italia, di Eropa," ujarnya.
"Tempat lahirnya demokrasi, yang mengajarkan kita HAM. Kita lihat, ini perlu kita sadari," lanjutnya.
Prabowo mengungkap ada jajarannya di kabinet yang masuk rumah sakit (RS). Ia meminta seluruh anggota kabinetnya melakukan cek kesehatan rutin.
Prabowo awalnya mengibaratkan pemerintahannya seperti pertandingan sepakbola. Ia lantas mengungkap, di paruh waktu pemerintahannya berjalan, ada anggota kabinet yang masuk rumah sakit.
"Tapi, Saudara-saudara, saya sudah prihatin. Di babak pertama, sudah ada yang masuk rumah sakit. Nah, ini yang kita waspadai ya," kata Prabowo.
Prabowo lalu meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak anggota kabinet cek kesehatan. Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan rutin.
"Saya minta Menteri Kesehatan ya, coba menteri-menteri, wakil menteri, kepala badan mungkin diundang check-up yang lebih teliti lagi ya," ujar Prabowo.
"Cari vitamin-vitamin yang bagus ya. Kalau Menteri Kesehatan tidak tahu, nanti dari saya daftar vitaminnya itu," imbuhnya.