Pengadilan Filipina mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Wakil Presiden (Wapres) Sara Duterte pada Jumat (4/9) waktu setempat. Perintah penangkapan itu terkait kasus pidana yang menuduh Sara melontarkan ancaman terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr, Ibu Negara, dan mantan Ketua DPR Filipina.
Pengadilan tingkat pertama Filipina, seperti dilansir Reuters, Jumat (4/9/2026), menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Sara, putri mantan Presiden Rodrigo Duterte, dalam kasus yang mencakup tiga dakwaan ancaman serius.
Pengadilan juga telah menetapkan uang jaminan sebesar 120.000 Peso Filipina (Rp 33,7 juta) untuk setiap dakwaan.
- Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
Kepala Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ahmad Vahidi bersumpah akan membalas dendam atas kematian empat orang dalam serangan di sebuah pesta pernikahan di Iran selatan, yang menurut Iran dilakukan oleh Amerika Serikat.
"Darah murni para martir ini... tidak akan dibiarkan begitu saja dan pasti akan dibalas," kata Vahidi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, dilansir Al Arabiya dan AFP, Jumat (4/9/2026).
Serangan itu terjadi pada Selasa malam lalu di kota pesisir Kuhestak di sepanjang Selat Hormuz, setelah Amerika Serikat mengumumkan serangan terhadap target-target milik IRGC.