4. Presiden La Liga Meminta Maaf kepada Penggemar di China
Presiden La Liga, Javier Tebas, turut menyampaikan permintaan Maaf atas pernyataan Mbappe yang menimbulkan ketersinggungan di China. Tebas mengatakan komentar tersebut disampaikan atas nama pribadi dan tidak mewakili LaLiga.
"Saya menyesali rasa tersinggung yang ditimbulkan Kylian Mbappe di kalangan penggemar Tiongkok. Komentar-komentar tersebut disampaikan atas nama pribadi dan tidak mewakili La Liga," ujar Tebas, dikutip dari The Straits Times.
5. Reputasi Mbappe menjadi sorotan publik China
Kontroversi itu turut memicu kritik di media sosial China, Weibo. Pada Selasa (27/10), empat topik terkait Mbappe masuk dalam 10 pencarian terpopuler di platform tersebut. Sejumlah pengguna bahkan meminta agar Mbappe masuk daftar hitam dan nilai komersialnya ditekan.
Mbappe telah meminta maaf dengan mengakui komentarnya tidak tepat dan menyakiti banyak orang di China maupun komunitas China di seluruh dunia, namun respons publik menunjukkan bahwa permintaan maaf tersebut belum tentu langsung mengakhiri polemik.