NADIKABAR.COM — Berdagang merupakan salah satu jalan mencari rezeki dalam Islam. Setiap pedagang tentu berharap dagangannya laris, pembeli berdatangan, dan keuntungan terus mengalir.
Namun, saat dagangan sepi, sebagian orang bisa tergoda mengambil jalan pintas yang dilarang syariat, seperti mendatangi dukun, menggunakan jimat, atau penglaris gaib.
Padahal, pedagang dapat berikhtiar dengan cara yang sesuai syariat, salah satunya melalui doa. Lantas, apa saja doa penglaris dagangan yang diajarkan dalam Islam?
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبِ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
Allahumma inni as aluka antarzuqani rizqan halalan wasi'an thayyiban min ghairi ta'bin wa la masyaqqatin wa la dhairin wa la nashabin innaka 'ala kulli syai-in qadir
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu."
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ صِحَةً فِي إِيْمَانٍ وَإِمَانًا فِي حُسْنِ خُلُقٍ وَنَجَاحًا يَتْبَعُهُ فَلَاحٌ وَرَحْمَةٌ مِنْكَ وَعَافِيَةً وَمَغْفِرَةً مِنْكَ وَرِضْوَانًا
Allahumma inni as aluka shihhatan fi imanin wa imanan fi husni khuluqin wa najahan yatba'uhu falahun wa rahmatan minka wa'afiyatan wa maghfiratan minka wa ridhwana