NADIKABAR.COM — Dugaan kasus penganiayaan kembali terjadi di lingkungan militer. Serda Ahmad Muzammul Farisa, prajurit muda TNI AU asal Magetan diduga meninggal secara tidak wajar akibat penganiayaan.
Peristiwa itu diketahui pihak keluarga dari teman-teman korban. Namun, informasi tentang penyebab kematian ini masih simpang siur, meski pihak keluarga mengaku mendapat informasi ditemukan adanya sejumlah luka di tubuh puteranya.
Berikut ini sederet fakta terkait tewasnya Serda Ahmad.
Teka-teki di balik meninggalnya Serda Ahmad Muzammul Farisa perlahan terkuak dari pengakuan sang ayah, Toni Eko Prasetyo yang menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Madiun.
Toni membeberkan bahwa anak pertamanya itu diduga kuat menjadi korban tindakan penganiayaan berat yang melibatkan 4 orang seniornya di asrama pada Kamis (10/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Dugaan tindak kekerasan tersebut menguat setelah keluarga mendapatkan informasi mengenai kondisi fisik almarhum. Menurut keterangan sang ayah, terdapat sejumlah luka benturan benda tumpul pada tubuh korban.