NADIKABAR.COM — Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Suasana di lingkungan Universitas Brawijaya (UB) mendadak geger pada Kamis (10/9/2026) pagi setelah seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) berinisial RR (19) ditemukan dalam kondisi kritis usai melakukan percobaan bunuh diri di salah satu gedung kampus.
Mahasiswa semester 3 angkatan 2025 tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta motif di balik kejadian tersebut.
RR diketahui merupakan mahasiswa FK UB semester 3 angkatan 2025 yang berusia 19 tahun, sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, pemuda tersebut merupakan kelahiran Medan dan berdomisili di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut dibenarkan Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan UB, Dwi Retnoningsih.
"Benar, anak FK angkatan 2025 lompat melalui jendela," ujar Dwi saat dikonfirmasi.