Melihat kondisi IMM yang kritis, ZG dan RA langsung melarikannya ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya demi mendapatkan pertolongan medis.

Namun, setelah berjuang selama beberapa hari dalam perawatan intensif, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (2/9).

Aparat kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota kini tengah mendalami peristiwa ini. Sejumlah tindakan kepolisian telah dilakukan, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, hingga mengumpulkan keterangan dari para saksi kunci. Terbaru polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan bentrok tim redaksi anggota salah satu geng motor dengan sekelompok orang tidak dikenal. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk dua rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian," ujar Januar, Kamis (3/9/2026).